Browsing all articles in See Always Inside (S.A.I)
May
30
Comments Off

Mengenal diri

Author admin    Category See Always Inside (S.A.I)     Tags

“Untuk mengenal diri sejati Tuhan dengan segala keagungan-NYA, orang harus terlebih dahulu masuk ke dalam diri sejatinya karena orang tidak bisa mengenal Tuhan jika ia belum mengenal dirinya sendiri.”
–Baba–

May
23
Comments Off

See Always Inside (1)

Author admin    Category See Always Inside (S.A.I)     Tags

Siapakah Diri? Apakah si aku yang mengatakan “bukan aku”, karena jika ia mengatakan demikian, maka itu adalah diri yang tidak nyata, Diri yang nyata tidak mempunyai pemikiran tentang dirinya sendiri. Aku yang sebenarnya adalah aku yang kerhilangan keakuan-nya, diri yang tidak punya pemikiran (thought) bahkan untuk dirinya sendiri.

Ini adalah Diri yang telah melupakan dirinya sendiri karena entah bagaimana ia mengingat dirinya hanya pada orang lain. Ini adalah Diri yang mencari kebenaran tanpa memikirkan diri sendiri karena kebenaran adalah kebijaksanaan tanpa keakuan. Ini adalah Diri yang hening karena keheningan adalah penghentian diri (si aku) tanpa kata-kata dalam pikiran. Ini adalah meditasi tanpa kata, karena meditasi tanpa kata-kata adalah penghentian pikiran menuju kesatuan dengan Tuhan. Ini adalah Diri yang tidak menghakimi, tidak mengevaluasi, tidak membandingkan, tidak menyalahkan, tidak terpisah, tidak mencari keamanan apapun, bahkan tidak mencari dirinya sendiri.

Ini adalah Diri yang telah menghapuskan dirinya sendiri sepenuhnya, namun dalam gaya aneh dan mistis tidak pernah lebih lengkap, tidak pernah lebih nyata, tidak pernah lebih daripada yang pernah ada.

Tuhan adalah Kasih, Kasih itu tanpa diri (tanpa si aku). Tanpa keakuan adalah penghapusan segala perasaan individual dan keterpisahan, semua pikiran tentang dirimu, semua identifikasi dengan kehidupan tertutup yang palsu yang kemudian disebut sebagai ‘diri’. Diri (si aku) adalah keterpisahan. Keterpisahan adalah penyangkalan terhadap kesatuan. Kesatuan adalah Tuhan. Pengingkaran terhadap Tuhan adalah kefasikan, tanpa Tuhan, ateisme.

Dikutip dari:Surat Bhagavan Sri Sathya Sai Baba kepada para mahasiswa pada hari Janmashtami, 5 Agustus 1974.

Katagori

Meta